Masalah Mutu Pendidikan: Pemerataan Mutu Antar Daerah

Perlu kita ketahui, bahwa pendidikan di Indonesia menganut prinsip agar setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan guna lebih terlihat dalam mobilitas yang melampaui batas lingkungan. Dengan perkataan lain, gagasan muatan lokal dalam program pendidikan di sekolah dasar harus mengandung bahan pengajaran yang berwawasan luas.

Dengan demikian, keanekaragaman lingkungan alam, sosial dan budaya di setiap daerah dapat dibina dan dilestarikan, sehingga masing-masing daerah dapat menunjukkan identitasnya.

Apabila setiap daerah yang ada di Indonesia dapat melestarikan lingkungan sosial-budaya, maka hasil yang dicapai akan sesuai dengan harapan kurikulum. Dengan demikian tidak terjadi kesenjangan antara mutu daerah yang satu dengan yang lainnya.

Oleh karena itu, konsep muatan lokal yang ada sekarang memerlukan suatu muatan antara. Muatan antara ini berfungsi sebagai suatu jembatan bagi murid untuk mempelajari sesuatu yang bersifat nasional. Untuk itu, keadaan-keadaan yang memiliki kesamaan dengan daerah lainnya, seperti kelurahan, rukun tangga, LKMD, KUD, PUSKESMAS, POSYANDU, dan lain-lain, dapat dijadikan bahan untuk memperluas muatan lokal ke sesuatu yang bersifat nasional.

0 Response to "Masalah Mutu Pendidikan: Pemerataan Mutu Antar Daerah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel